Penyuluhan Manajemen Kesehatan dan Perkawinan Ternak Sapi di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke
Outreach on Cattle Health and Breeding Management in Tanah Miring District, Merauke Regency
https://doi.org/10.30595/jppm.v10i2.31004
Keywords:
Sapi, Manajemen Kesehatan, Manajemen PerkawinanAbstract
Distrik Tanah Miring merupakan salah satu wilayah dengan populasi ternak sapi yang cukup tinggi di Kabupaten Merauke. Namun, sebagian peternak masih menerapkan pola pemeliharaan tradisional, terutama dalam manajemen kesehatan dan perkawinan ternak. Kondisi tersebut terlihat dari belum teraturnya pemberian obat cacing dan vitamin, terbatasnya penerapan biosekuriti sederhana, serta belum terarahnya pengelolaan perkawinan ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peternak mengenai manajemen kesehatan dan perkawinan ternak sapi. Kegiatan dilaksanakan melalui survei dan observasi awal, penyuluhan, diskusi, tanya jawab, serta monitoring dan evaluasi. Peserta kegiatan merupakan peternak sapi di Distrik Tanah Miring yang dipilih berdasarkan jumlah kepemilikan ternak, keterlibatan aktif dalam pemeliharaan sapi, dan kebutuhan pendampingan. Hasil survei awal terhadap calon peserta menunjukkan bahwa sekitar sepertiga peternak telah menerapkan manajemen kesehatan sederhana, sedangkan penerapan manajemen perkawinan secara terarah masih sangat terbatas. Penyuluhan melibatkan tim pengabdian, dokter hewan, dan tenaga inseminator dengan materi mengenai pencegahan penyakit, pemberian vitamin dan obat cacing, sanitasi dan biosekuriti kandang, deteksi birahi, penggunaan inseminasi buatan, serta pemilihan sistem perkawinan. Kegiatan ini memberikan pemahaman awal kepada peternak mengenai pentingnya pengelolaan kesehatan dan reproduksi ternak secara lebih terencana. Pendampingan lanjutan masih diperlukan agar pengetahuan tersebut dapat diterapkan secara konsisten dalam praktik pemeliharaan sapi.
References
Aisah, A., & Haris, M. A. (2020). Pengaruh manajemen pemeliharaan terhadap penerimaan peternakan sapi potong rakyat di Kutai Barat. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 3(2), 58–63.
Aminurrahman, A., Sumadiasa, I. W. L., Zaenuri, L. A., Yuliani, E., Musanip, Lukman, H. Y., Rodiah, R., Karni, I., Amalyadi, R., Septian, I. G. N., Gifari, Z. A., Wandira, A., Anwar, K., & Putra, R. A. (2025). Penyuluhan manajemen reproduksi sebagai upaya peningkatan kelahiran pedet di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(3).
Anggita, A. W. (2023). Manajemen kesehatan ternak domba lokal melalui pemberian jamu herbal fermentasi dan pengobatan dengan bahan alami. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 321–328. https://doi.org/10.54082/jamsi.646
Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke. (2023). Kabupaten Merauke dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke.
Fauziah, L. W., Busono, W., & Ciptadi, G. (2015). Performans reproduksi sapi Peranakan Ongole dan Peranakan Limousin pada paritas berbeda di Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Jurnal Ternak Tropika, 16(2), 49–54.
Maskur, M., Jan, R., Lestari, R., Rozi, R., & Muhsinin, M. (2023). Manajemen perkawinan ternak sapi di Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk mendukung program Desa Seribu Sapi. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1).
Rinca, K. F., Nugraha, E. Y., Bollyn, Y. M. F., Luju, M. F., Tukan, H. D., & Utama, W. G. (2023). Tingkat morbiditas dan mortalitas African swine fever pada peternakan tradisional di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Jurnal Sain Veteriner, 41(1), 70–80. https://doi.org/10.22146/jsv.75422
Sirat, M. M. P., Farda, F. T., Wanniatie, V., & Qisthon, A. (2024). Edukasi peternak sapi melalui penyuluhan manajemen pemeliharaan, perkandangan, kesehatan dan reproduksi, serta pelatihan fermentasi pakan. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 3(1), 1–17.
Winarsih, W. H. (2018). Penyakit ternak yang perlu diwaspadai terkait keamanan pangan. Cakrawala, 12(2), 208–221. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v12i2.270
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syetiel Maya Salamony, Nur Jalal, Denvy Meidian Daoed

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

