Penguatan Partisipasi Orang Tua dalam Mendampingi Pembelajaran Daring Anak pada Situasi Pandemi
https://doi.org/10.30595/jppm.v6i2.8839
Keywords:
Online Learning, Family Communication, Communication Psycology, Media LiteracyAbstract
Pandemi Covid-19 memberikan banyak perubahan dalam bentuk interkasi masyarakat di Indonesia. Keterbatasan aktifitas di ruang public, mendorong berbagai institusi public untuk melakukan kegiatan pokok mereka secara daring, seperti sekolah-sekolah dasar yang terdapat di Kota Malang. Perubahan model pembelajaran dari tatap muka langsung hingga bertatap muka melalui gawai, menyebabkan muculnya dampak psikologis, tidak hanya bagi anak-anak melainkan juga bagi orang tua yang mendampingi. Sayangnya, situasi ini tidak dinilai cukup mudah bagi sebagian orang tua, khususnya orang tua dengan keterbatasan penggunaan teknologi dan latar belakang pendidikan. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk membantu orang tua mengenali bagaimana dampak psikologis dari Covid-19 yang mengubah pola interaksi melalui pemanfataan teknologi komunikasi dengan pendekatan psikologi komunikasi dan komunikasi keluarga. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan mengadakan sharing section dengan pakar psikologi keluarga serta pembuatan media edukasi yang dapat memberikan pemahaman pada anak terkait dampak pandemi Covid-19 pada perubahan perilaku sehari-hari.
References
Fachriansyah, R. (2020, Februari 18). Virus-free Indonesia More Threatened by Covid-19 Than Singapore, Malaysia: Survey. The Jakarta Post. Diakses dari https://www.thejakartapost.com/news/2020/02/18/virus-free-indonesia-more-threatened-by-covid-19-than-singapore-malaysia-survey.html.
Juliswara, V. (2017). Mengembangkan Model Literasi Media yang Berkebhinnekaan dalam Menganalisis Informasi Berita Palsu (Hoax) di Media Sosial. Jurnal Pemikiran Sosiologi, Vol. 4 (2), h. 142 – 164.
Muliya, D. (2020, Maret 23). Waspadai Informasi Bohong, Kementerian Kominfo Temukan 305 Laporan Isu Hoax Virus Corona. Kompas TV. Diakses dari https://www.kompas.tv/article/72705/waspadai-informasi-bohong-kementerian-kominfo-temukan-305-laporan-isu-hoax-virus-corona?page=3.
Nadzir, I., et.al. (2019). Hoax and Misinformation in Indonesia: Insights From a Nationwide Survey. Perspective Yusof Ishak Institute, No. 92, h. 1 – 12.
Setu, F. (2020, Maret 16). Kawal Informasi Covid-19, Kominfo Identifikasi 242 Konten Hoaks. Kominfo. Diakses dari https://www.kominfo.go.id/content/detail/25139/siaran-pers-no-42hmkominfo032020-tentang-kawal-informasi-covid-19-kominfo-identifikasi-242-konten-hoaks/0/siaran_pers.
Tim GLN. (2017). Materi Pendukung Literasi Digital. Jakarta: Tim Gerakan Literasi Nasional Kemendikbud.
UNICEF Indonesia. (2014). Diakses pada tanggal 24 Maret 2020, dari https://www.unicef.org/indonesia/id/media_22169.html.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dian Tamitiadini, Ika Rizky Yustisia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

