Efek Konsumsi Boraks dan Formalin dalam Makanan bagi Tubuh
https://doi.org/10.30595/jppm.v7i1.9720
Keywords:
Makanan, Boraks, Formalin, Efek TubuhAbstract
Makanan memiliki peranan penting untuk tubuh tetapi jika mengandung bahan berbahaya akan berdampak buruk bagi kesehatan. Dampak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks dan formalin dapat menyebabkan berbagai penyakit bahkan kematian. Kebanyakan masyarakat belum mengetahui cara membedakan makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya atau tidak. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang berbagai bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks dan formalin serta ciri-ciri makanan yang mengandung bahan tersebut. Berdasarkan hasil studi lapangan di wilayah Desa Krasak 01/16 Planggu, Trucuk, Klaten, dapat disimpulkan bahwa masyarakat di wilayah ini masih minim pengetahuannya mengenai bahaya boraks dan formalin. Rangkaian kegiatan meliputi pengisian pre-test, penyuluhan mengenai bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks dan formalin serta ciri-ciri makanan yang mengandung bahan tersebut, serta pengisian post-test dan kuisioner. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya konsumsi boraks dan formalin berdasarkan hasil posttes yang mengalami peningkatan presentasi pemahaman dibandingkan saat mengerjakan pretest. Respon peserta mengenai kegiatan yaitu 60% peserta menyatakan acara menarik serta tidak ada satupun perserta yang menyatakan acara tidak menarik.
References
Astuti, Erna Dwi dan Nugroho, Widagdo Sri, 2017, Kemampuan Reagen Curcumax Mendeteksi Boraks dalam Bakso yang Direbus, Jurnal Sains Veteriner 35 (1) Juni.
Balai Pengawasan Obat dan Makanan. 2004, Bahan Tambahan Ilegal – Boraks, Formalin Dan Rhodamin B, Jakarta, BPOM.
Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia. Jakarta
See, A.S., Salleh, A.B, Bakar, F.A., Yuso, NA., Abdulamir, A.S., Heng, L.Y, 2010, Risk and Health Effect of Boric Acid. Am. J. Applied Sci. 7(5):620-62
Tri Agil, 2019, Sidak Pedagang Makanan di Tiga Kecamatan, DKK Sukoharjo Temukan Makanan dengan Kandungan Boraks, https://solo.tribunnews.com/2019/05/17/sidak-pedagang-makanan-di-tiga-kecamatan-dkk-sukoharjo-temukan-makanan-dengan-kandungan-boraks, diakses pada 3 September 2020 pukul 12.30
Wariyah, Chatarina and Dewi, Sri Hartati Candra, 2013, Penggunaan Pengawet dan Pemanis Buatan pada Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di Wilayah Kabupaten Kulon Progo-DIY, AGRITECH, Vol. 33, No. 2, Mei.
Webb M, Morancie A. 2015. Food safety knowledge of food service works at a university campus by educational level, experience, and food safety training. Journal of Food Control 50(2015):259-264
Yhona Paratmanitta, Veriani A, 2016. Kandungan bahan tambahan pangan berbahaya pada makanan jajanan anak sekolah dasar di Kabupaten Bantul. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia. Vol. 4, No.1, 49-55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Disa Andriani, Nastiti Utami (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

