Representasi Nilai Moderasi Beragama dalam Film “Ketika Kemanusiaan Berbicara” (Analisis Semiotika Roland Barthes)
https://doi.org/10.30595/ajsi.v6i2.28920
Keywords:
Analisis semiotika, Film dokumenter, Moderasi beragamaAbstract
Berdasarkan konteks Indonesia yang majemuk di mana moderasi beragama menjadi suatu keharusan, namun menghadapi tantangan kompleks akibat maraknya narasi intoleransi di ruang digital, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi representasi nilai-nilai moderasi beragama dalam film dokumenter “Ketika Kemanusiaan Berbicara” yang secara tematik mengangkat konflik ideologis antar pelajar dari latar belakang agama berbeda, dengan asumsi bahwa film sebagai medium audio-visual populer memiliki peran strategis dalam mentransmisikan nilai-nilai sosial. Fokus penelitian adalah mengungkap bagaimana nilai-nilai tersebut dikonstruksi secara implisit melalui tanda-tanda visual dan naratif, sehingga peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk menelusuri makna pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa film tersebut berhasil merepresentasikan nilai moderasi beragama, terutama pada indikator toleransi aktif dan anti-kekerasan, yang tampak melalui adegan diskusi kelas di mana karakter dari keyakinan berbeda mampu berdialog konstruktif tentang isu Palestina dengan menekankan solidaritas kemanusiaan universal yang melampaui batas identitas keagamaan, sehingga film ini tidak hanya merefleksikan tetapi juga aktif mendekonstruksi stereotip eksklusivisme agama serta menegaskan potensinya sebagai media edukasi efektif untuk memperkuat kerukunan dan menanamkan pemahaman moderat tentang keberagaman, khususnya bagi generasi muda.
Downloads
References
Alfathoni, M. A. M., & Manesah, D. (2020). Pengantar teori film. Deepublish.
Asliha, D. F. (2024). Ketika Kemanusiaan Berbicara. SMKN 1 Banyuwangi. https://share.google/VSqyNidZBg9HwV59k
Asy’ari, M. (2021). Menyelami Makna Moderasi Beragama Di Indonesia: Kritik Dan Refleksi Atas Praktik Keberagamaan Kontemporer. Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf, 7(2), 205–225.
Aziz, A., & Anam, A. K. (2021). Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-nilai Islam. Dirjen Pendis Kemenag RI.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches. In Writing Center Talk over Time: A Mixed-Method Study. SAGE Publications Inc. https://doi.org/10.4324/9780429469237
Dianto, I. (2021). Moderasi Beragama melalui Film Animasi: Peluang dan Tantangan pada Generasi Digital. Nalar: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam, 5(David 2005), 93–108. https://doi.org/10.23971/njppi.v5i2.2400
Evrita, E. (2025). Visi Sinematik: Menganalisis Peran Sutradara Dalam Menciptakan Film Viral Di Era Digital. Jurnal Komunikasi Literasi, 1(1), 15–30.
Fahreza, M. R. (2024). Moderasi Beragama sebagai Upaya Menjaga Kerukunan di Indonesia. Journal of Education and Sharia, 1(1), 25–29.
Habibie, M. L. H., Al-Kautsar, M. S., Wahidah, N. R., & Sugeng, A. (2021). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam di Indonesia. Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama, 01(1), 121–150.
Haitomi, F., Sari, M., & Isamuddin, N. F. A. B. (2022). Moderasi Beragama dalam Perspektif Kementerian Agama Republik Indonesia: Konsep dan Implementasi. Al-Wasathiyah: Journal of Religious Moderation, 1(1), 66–83.
Hanif, M. (2016). Hubungan Antar Siswa Beda Agama pada Ruang Publik Sekolah. UIN Purwokerto Press.
Hutahaean, W. S. (2021). Teologi Agama-Agama. Ahlimedia Book.
Islamy, A. (2022). Moderasi beragama dalam ideologi pancasila. POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan, 3(1), 18–30. https://doi.org/10.53491/porosonim.v3i1.333
Jufri, M. (2021). The Urgency of The Fifth Amandement of The 1945 Constitution of The Republic Of Indonesia Related To Religious Freedom and Rights. Jurnal HAM, 12(1), 625–642.
Latipah, H., & Nawawi. (2023). Perilaku Intoleransi Beragama dan Budaya Media Sosial: Tinjauan Bimbingan Literasi media Digital di Masyarakat. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 6(2), 21–42.
Manullang, H. B. (2025). Analisis Kritis terhadap Moderasi Beragama dalam Upaya Pengembangan Perdamaian dalam Konteks Kemajemukan Agama. Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies, 5(1), 15–28. https://doi.org/10.21460/aradha.2023.51.1362
Nurdin, F. (2021). Moderasi Beragama menurut Al-Qur’an dan Hadist. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 18(1), 59. https://doi.org/10.22373/jim.v18i1.10525
Prabowo, M. (2022). Pengantar Sinematografi. The Mahfud Ridwan Institute.
Ramadani, R. A. (2024). Nilai-Nilai Toleransi Umat Beragama dalam Film Bumi Itu Bulat Karya Ron Widodo (Analisis Wacana Kritis). UIN Purwokerto.
Rosyidi, A. F. (2025). Intoleransi Makin Marak; Presiden Jangan Acuh Tak Acuh. Setara Institute. https://setara-institute.org/intoleransi-makin-marak-presiden-jangan-acuh-tak-acuh/
Saifuddin, L. H. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.
Shalahuddin, H., Fadhlil, F. D., & Hidayat, M. S. (2023). Peta dan Problematika Konsep Moderasi Beragama di Indonesia. Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 9(2), 700–710.
Suhud, M., Alawiyah, W., Kholili, A., Toha, Hariri, M., Ihsan, M., Listiana, H., Anam, K., Kholik, A., & Firdausiyah, U. (2021). Kultur Budaya dan Digital: Perspektif Baru dalam Moderasi Beragama. Madza Media.
Usman, M. I. (2023). Islam, Toleransi, dan Kerukunan Umat Antar Agama. Borneo: Journal of Islamic Studies, 3(2), 117–132.
Zakaria, A., Raya, A. T., Saihu, M., & Rokim, S. (2024). Perspektif Al-Qur’an dalam Keseimbangan Beragama: Menakar Moderasi Beragama Melalui Maqashid Syariah. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Quran Dan Tafsir, 9(2), 369–386. https://doi.org/10.30868/at.v9i02.7505
Zulfan, W., Nasution, H. B., & Ismahani, S. (2024). Representasi Moderasi Beragama dalam Konten Youtube Log In Season 2 Episode 30 Berjudul 6 Pemuka Agama Jadi Satu di Lebaran (Analisis Semiotika Charles Randers Peirce). Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(6), 3996–4011.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andika Andika, Adi Iqbal, Ahmad Syukri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s) without restrictions
- The journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work
- Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-4.0 International Public License (CC - BY 4.0).
License
Alhamra Jurnal Studi Islam is licensed under a Creative Commons Attribution- 4.0 International Public License (CC - BY 4.0).
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially










