Pengembangan Keterampilan Digital Content Creator Pelajar Tingkat Menegah Atas di Kabupaten Purwakarta
https://doi.org/10.30595/jppm.v5i2.9898
Keywords:
Influencer, Siswa, Digital Content Creator, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk melatih kemampuan dan minat dalam mengelola content creator bagi pelajar sekolah menengah. Metode dalam Pengabdian kepada Masyarakat adalah berbentuk pelatihan yang dilaksanakan secara blended learning karena kondisi Pandemi COVID-19. Lokasi pelatihan dilaksanakan di Kampus UPI Purwakarta, Jalan Veteran No. 8 Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sasaran PkM ini adalah peserta didik tingkat SMA/SMK/MA di Kabupaten Purwakarta dengan jumlah peserta 20 orang. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kebanyakan siswa menengah atas memiliki kecenderungan berinteraksi melalui sosial media. Bahkan 80% (16 siswa) berkeinginan untuk menjadi selebgram dikemudian hari. Selain itu terdapat 70% siswa tersebut pernah atau sering memasarkan produk/jasa melalui sosial media.
References
Barni, M. (2019). Tantangan Pendidikan di Era Milenial. Jurnal Transformatif, 3(1), 99–116.
Candraningrum, D. A. (2018). Teknologi Komunikasi Informasi Untuk Peningkatan Kesadaran Publik Pada Organisasi Sosial. Jurnal Komunikasi, 10(2), 177–185.
Dihamri, Haimah, & Srifitriani, A. (2018). Pembangunan Karakter Bangsa Generasi MelenialBerbasis Kearifan Lokal Suku Serawa. Jurnal Georafflesia, 3(2), 89–100.
Gumilar, G. (2015). Pemanfaatan Instagram Sebagai Sarana Promosi Oleh Pengelola Industri Kreatif Fashion di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 5(2), 77–84.
Iskarim, M. (2016). Dekadensi Moral di Kalangan Pelajar (Revitalisasi Strategi PAI dalam Menumbuhkan Moralitas Generasi Bangsa). Jurnal Edukasia Islamika, 1(1), 1–20.
Kania, D. (2020). Banyak Anak Ingin Jadi YouTuber dan Selebgram, Ini Triknya. Okezone.Com. https://lifestyle.okezone.com/read/2020/07/29/196/2254012/banyak-anak-ingin-jadi-youtuber-dan-selebgram-ini-triknya
Kusuma, D. F., & Sugandi, M. S. (2018). Strategi Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Komunikasi Pemasaran Digital Yang Dilakukan Oleh Dino Donuts. Jurnal Manajemen Komunikasi, 3(1), 18–33.
Mulkhan, A. M., Hadi, A., Zarkasyi, A. S., Abdullah, A., Azra, A., Djohar, Santoso, F., Suprayoho, I., Busyro, M., Rofangi, M., Achwan, R., Jeni, U. A., & Anwar, Z. A. (1998). Rekonstruksi Pendidikan dan Tradisi Pesantren, Religiusitas Iptek. Pustaka Pelajar.
Pavlova, M. (2009). Technology and Vocational Education for Sustainable Development : Empowering Individuals for the Future (R. Maclean (ed.)). Springer.
Phillips, R., & Pittman, R. H. (2009). An Introduction to Community Development. Routledge.
Priherdityo, E. (2018). Kala “Selebgram” Jadi Cita-cita Baru Remaja. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20180713175413-234-313866/kala-selebgram-jadi-cita-cita-baru-remaja
Putra, A. M., & Febrina, A. (2019). Fenomena Selebgram Anak: Memahami Motif Orang Tua. Jurnal ASPIKOM, 3(6), 1093–1108.
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1).
Robiah, S. (2015). Analysis of Prospective Teacher in Trouble Mastering Basic Skills Teaching. Jurnal Biogenesis, 11(2), 99–104.
Sari, D. P. (2020). Kreativitas Dosen Sebagai Youtuber Pada New Normal. Jurnal Akrab Juara, 5(3), 183–195.
Sulthan, M., & Istiyanto, S. B. (2019). Model Literasi Media Sosial Bagi Mahasiswa. Jurnal ASPIKOM, 3(6), 1076–1092.
Tharob, G. F., Mingkid, E., & Paputungan, R. (2017). Analisis Hambatan Online Bagi Mahasiswa UNSRAT. E-Journal Acta Diurna, 6(2).
Yuri. (2014). Diperlukan Upaya Meningkatkan Kesadaran anak dan remaja kaitannya keamanan internet. Kementrian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia. https://kominfo.go.id/content/detail/3847/diperlukan-upayameningkatkan-kesadaran-anak-dan-remaja-kaitannya-keamananinternet/0/berita_satker
Yuswohady. (2019). Milenial, Generasi Paling Tidak Loyal di Tempat Kerja. https://economy.okezone.com/read/2019/07/28/320/2084617/milenial-generasi-paling-tidak-loyal-di-tempat-kerja.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Nuur Wachid Abdul Majid, Ahmad Fauzi, Dian Permata Sari, Taufik Ridwan, Suprih Widodo, Naura Meyriska, Robi Ah Al Adawiyah, Miladia Nurunnisa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

