Evaluasi Pewarnaan Alcian Blue Terhadap Sel Mast Jaringan Ikat dari Preparat Beku Jaringan Kulit Kaki Tikus
Keywords:
alcian blue, safranin, sel mast, glikoaminoglikanAbstract
Alcian blue merupakan pewarna golongan phthalosianin tembaga yang digunakan dalam pewarnaan asam mukopolisakarida dan proteoglikan jaringan ikat. Alcian blue mengandung empat gugus tetrametillisothiouronium yang bermuatan positif (tetrakationik) yang berikat secara elektrostatik dengan muatan negatif dari glikoaminoglikan (heparin). Alcian blue tidak mewarnai semua sel mast. Hal ini kemungkinan karena sisi anionik dari heparin terlindungi oleh protein, atau ikatan kompleks dalam granul sel mast sangat kuat. Safranin sering digunakan sebagai pewarna lanjutan sebagai kombinasi alcian blue dengan safranin untuk mewarnai articular cartilage proteoglikan pada pengamatan histologi.
Pewarna tunggal aclian blue terhadap sel mast jaringan ikat memberikan warna biru langit hingga hijau, sedangkan pewarna alcian blue-safranin memberikan warna biru langit hingga hijau, sedangkan pewarnaan alcian blue-safranin memberikann variasi warna yaitu biru, merah dan campuran kedua warna tersebut. Sel mast akan teramati cukup jelas pada pewarnaan toluidine blue dibandingkan dengan pewarnaan alcian blue. Namun, pada pewarnaan alcian blue terutama alcian blue-safranin, jumlah sel mast jaringan ikat yang teramati lebih banyak dibandingkan pewarnaan toluidine blue.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
