Survey Pengetahuan, Sikap dan Persepsi Mahasiswa Kesehatan Mengenai Farmakogenomik

Authors

  • Eka Kartika Untari Medical Faculty of Tanjungpura University
  • Shoma Rizkifani Medical faculty of Tanjungpura University
  • Muhamad Akib Yuswar Medical faculty of Tanjungpura University
  • Robiyanto Robiyanto Medical faculty of Tanjungpura University

DOI:

https://doi.org/10.30595/pharmacy.v19i2.8985

Keywords:

Farmakogenomik, mahasiswa kesehatan, pengetahuan, persepsi, sikap

Abstract

Mahasiswa kesehatan adalah calon praktisi kesehatan yang akan mengahadapi tantangan pengobatan individual untuk mencapai terapi yang efektif. Pengetahuan farmakogenomik yang baik akan menghasilkan persepsi dan sikap yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan persepsi mahasiswa kesehatan mengenai farmakogenomik. Penelitian ini merupakan survei observasional dengan desain potong lintang. Partisipan penelitian direkrut dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 333 partisipan memenuhi kriteria inklusi yaitu mahasiswa kesehatan strata 1 atau sederajat di Kalimantan Barat yang aktif kuliah, telah mengisi kuesioner sebagai alat ukur pengetahuan, sikap dan persepsi. Partisipan terbanyak adalah mahasiswa Program Studi Farmasi (28%). Mayoritas partisipan memiliki pengetahuan mengenai farmakogenomik tergolong baik (47%), sikap negatif (72.97%), dan persepsi positif (86.19%). Pengetahuan farmakogenomik antara mahasiswa kesehatan berbeda signifikan (P 0.002<0.05), sedangkan tidak terdapat perbedaan sikap dan persepsi yang signifikan antara kelompok prodi kesehatan.

References

Albassam, A., Alshammari, S., Ouda, G., Koshy, S., & Awad, A. 2018. Knowledge, perceptions and confidence of physicians and pharmacists towards pharmacogenetics practice in Kuwait. PloS one. 13(9): e0203033.

De Denus, S., Letarte, N., Hurlimann, T., Lambert, J. P., Lavoie, A., Robb, L. & Vadnais, B. 2013. An evaluation of pharmacists’ expectations towards pharmacogenomics. Pharmacogenomics. 14(2): 165-175.

Dodson, C., 2011. Knowledge and attitudes concerning pharmacogenomics among healthcare professionals. Personalized Medicine. 8(4): 421-428.

Guy, J.W., Patel, I. and Oestreich, J.H., 2020. Clinical application and educational training for pharmacogenomics. Pharmacy. 8(3): 163.

Global News. 2019. Farmakogenetika: Masa Depan Pengobatan [Internet]. Gakken Indonesia. [disitasi 4 April 2020]. https://gakken-idn.id/articles/farmakogenetika-masa-depan-pengobatan

McCullough, K.B., Formea, C.M., Berg, K.D., Burzynski, J.A., Cunningham, J.L., Ou, N.N., Rudis, M.I., Stollings, J.L. and Nicholson, W.T. 2011. Assessment of the pharmacogenomics educational needs of pharmacists. American Journal of Pharmaceutical Education, 75(3).

Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta. 205.

Pribadi, A. 2009. Analisis pengaruh faktor pengetahuan, motivasi, dan persepsi perawat tentang supervisi kepala ruang terhadap pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Kelet Provinsi Jawa Tengah di Jepara. Doctoral dissertation. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Semarang.

Radji, M. 2005. Pendekatan farmakogenomik dalam pengembangan obat baru. Majalah Ilmu Kefarmasian. 2(1):1–11.

Rajaratenam, S.G., Martini, R.D., Lipoeto, N.I. 2014. Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan osteoporosis pada wanita usila di Kelurahan Jati. Jurnal Kesehatan Andalas. 3(2): 226

Roederer, M. W., Van Riper, M., Valgus, J., Knafl, G. & McLeod, H. 2012. Knowledge, attitudes and education of pharmacists regarding pharmacogenetic testing. Personalized Medicine. 9(1): 19-27.

Sampurno, O. D. 2015. Tinjauan farmakogenomik rifampisin dalam pengobatan tuberkulosis paru. Jurnal Bioteknologi Medisiana Indonesia. 4(2):59–70.

Sarmoko. 2010. Pengantar Farmakogenomik dan Metabolisme Obat Seri Farmakologi dan Farmasi Klinik. Malang: KS CENTRO. 1.

Setyawati, A., Trisyani, M., dan Ermiati. 2017. Hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa profesi keperawatan terhadap pelaksanaan rawat gabung. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan. 15(2): 92.

Simon, S., dan Surjadi, C. 2010. Kedokteran genomik: Suatu harapan bagi kemajuan kedokteran di Indonesia. Damianus Journal of Medicine. 9(1): 49.

Sudarsono, A. dan Suharsono, Y. 2016. Hubungan persepsi terhadap kesehatan dengan kesadaran (mindfulness) menyetor sampah anggota klinik asuransi sampah di Indonesia Medika. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. 4(1); 34.

Sullivan, K. M. 2003. Sample size for a proportion. https://www.openepi.com/SampleSize/SSPropor.htm. 1–2.

Suprapti, H. 2008. Farmakogenomik Statin: Biomarker untuk Prediksi Klinis. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma. 7(1): 2-9.

Wawan dan Dewi. 2010. Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yau, A. 2015. Knowledge, attitude and practice concerning pharmacogenetics among pharmacists: A systematic Review. Journal of Young Pharmacists. 7: 145-154.

Downloads

Published

2023-02-02

How to Cite

Untari, E. K., Rizkifani, S., Yuswar, M. A., & Robiyanto, R. (2023). Survey Pengetahuan, Sikap dan Persepsi Mahasiswa Kesehatan Mengenai Farmakogenomik. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 19(2), 184–193. https://doi.org/10.30595/pharmacy.v19i2.8985

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.