Analisis Korelasi Pengetahuan dan Perilaku Tenaga Kefarmasian dalam Penanganan Sitostatika di Rumah Sakit Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v0i0.9791Keywords:
Pengetahuan, Penanganan Sitostatika, Perilaku, Tenaga KefarmasianAbstract
Sediaan sitostatika merupakan salah satu sediaan high alert medication yang dapat berefek karsinogenik, mutasi gen maupun teratogenik sehingga memerlukan pengetahuan dan penanganan khusus sesuai prosedur. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis bagaimana korelasi antara pengetahuan dan perilaku tenaga kefarmasian pada penanganan sitostatika di salah satu Rumah Sakit Pekanbaru. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik menggunakan rancangan cross sectional study. Sampel ditentukan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 23 responden. Instrumen penelitian yaitu lembar data demografi, kuesioner pengetahuan dan kuesioner perilaku. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Spearman. Hasil analisis korelasi antara pengetahuan terhadap perilaku tenaga kefarmasian dalam penanganan sitostatika diperoleh kekuatan korelasi sedang (p= 0,034 dan r=0,444). Hal ini membuktikan dengan pengetahuan yang baik tentang penanganan sitostatika maka perilaku petugas dalam penanganan sitostatika juga akan baik.
References
Aulia, B.D.D., Syahrul, L. & Djamaan, A. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kepuasan Kerja Apoteker Yang Bekerja Di Apotek Di Kota Padang. Junal Sains dan Teknologi Farmasi, 18(1): 1–8.
Auliani, S.J. 2012. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Petugas Pelaksana Farmasi RSUD Budi Asih Jakarta Tahun 2012. Skripsi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Bayraktar-Ekincioglu, A., Korubük, G. & Demirkan, K. 2018. An evaluation of chemotherapy drug preparation process in hospitals in Turkey – A pilot study. Journal of Oncology Pharmacy Practice, 24(8): 563–573.
Boiano, J.M., Steege, A.L. & Sweeney, M.H. 2014. Adherence to safe handling guidelines by health care workers who administer antineoplastic drugs. Journal of Occupational and Environmental Hygiene, 11(11): 728–740.
Boschmans, S.A., Fogarty, T.L., Schafermeyer, K.W. & Kevin Mallinson, R. 2015. Practice analysis for mid-level pharmacy workers in South Africa. Pharmacy Education, 15(1): 31–38.
Dahlan, A.I. 2012. Evaluasi Pelaksanaan Dispensing Sitostatika di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Skripsi. Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan. Gorontalo.
Depkes RI. 2009. Pedoman Pencampuran Obat Suntik dan Penanganan Sitostatika. Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik. Jakarta.
Donadear, A., Prawesti, A. & Anna, A. 2012. Gambaran Pelaksanaan Kemoterapi. Student e-Journal, 1(1): 29.
Fitriana, Y., Pratiwi, K. & Sutanto, A.V. 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Orang Tua Dalam Melakukan Kekerasan Verbal Terhadap Anak Usia Pra-Sekolah. Jurnal Psikologi, 14(1): 81–93.
Gustyas, S.R.K.I. & Pratama, J.E. 2018. Evaluasi Penanganan Obat Sitostatika Di Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Karya Tulis Ilmiah. Akademi Farmasi Putra Indonesia. Malang.
Hanafi, S., Torkamandi, H., Bagheri, S., Tavakoli, M., Hadavand, N. & Javadi, M. 2015. Safe Handling of Cytotoxic Drugs and Risks of Occupational Exposure to Nursing Staffs. Journal of Pharmaceutical Care, 3(2): 11–15.
Kemenkes RI 2018. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Litbang Kesehatan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia,.Tersedia di http://www.litbang.depkes.go.id/sites/download/rkd2018/LaporanRiskesdas2018.PDF [Accessed 15 Maret 2020].
Notoatmodjo, S. 2010. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Pecarino, L. 2012. Molecular Biolology of Cancer. Third ed. Oxford Univeristy Press. New York.
Queensland, G. 2017. Guide for handling cytotoxic drugs and related waste.
RS Awal Bros. 2019. Profil Rumah Sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru. Tersedia di http://awalbros.com/tonggak-sejarah/ [Accessed 15 Maret 2020].
Syafitri, F.A. 2016. Gambaran Pengetahuan Tenaga Kefarmasian Tentang Penanganan Obat Sitostatika Di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Karya Tulis Ilmiah. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Riau.
WHO. 2017. Definition of Palliative Care. Tersedia di http://www.who.int/cancer/palliative/definition/en. diakses 15 Maret 2020 [Accessed 15 Maret 2020].
Yulianingsih, D.E. 2018. Tingkat PengetahuanTenaga Kefarmasian Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang Tentang Pengelolaan.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
