Implementasi Inovasi Keperawatan “Therapeutic Atmosphere” di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa

https://doi.org/10.30595/jppm.v6i1.6633

Authors

  • Wulida Litaqia Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Laili Nur Hidayati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Keywords:

Therapeutic Atmosphere, Keterampilan Interaksi, Kebersihan Diri, Kebutuhan Spiritual

Abstract

Rawat inap bagi pasien dengan gangguan jiwa merupakan situasi dimana mereka jauh dari lingkungan biasanya dan menjalani kebersamaan dengan orang-orang baru dan asing. Gangguan kejiwaan ini dapat menyebabkan keterbatasan psiko-sosial yang serius bagi pasien. Kemunduran dalam fungsi sosial merupakan salah satu di antara keterbatasan itu. Hal ini dalam arti mereka sulit untuk melakukan peran sosialnya. Kemampuan perawatan diri subjek yang memiliki gangguan fungsi lemah dan partisipasi dalam kegiatan waktu luang terbatas. Manusia sebagai makhluk yang holistic memiliki kebutuhan yang kompleks meliputi biopsikososio dan spiritualnya (Azizah et al., 2016). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi, pemenuhan kebutuhan perawatan diri dan spiritual pasien di ruang rawat inap dengan menerapkan therapeutic atmosphere. Kegiatan dalam therapeutic atmosphere meliputi morning meeting, jum’at bersih, dan religious time dengan tujuannya masing-masing dan dinilai menggunakan pre dan post observasi dengan indicator-indikator yang telah dibuat sesuai tujuan pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan keterampilan interaksi meningkat dari 30% menjadi 90%, pemenuhan perawatan diri membaik dan mengalami peningkatan dari 20% menjadi 90%, dan pemenuhan spiritual menjadi lebih baik dari 50% menjadi 70%. Berdasarkan hasil ini diharapkan kegiatan inovasi therapeutic atmosphere dapat menjadi rekomendasi kegiatan rutin yang bersifat therapeutic atau menyembuhkan dan dapat diterapkan di rumah sakit jiwa.

References

Azizah, L.M . (2011). Keperawatan Jiwa: Aplikasi Praktik Klinik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Departemen Kesehatan RI. (2000). Keperawatan Jiwa Teori dan Tindakan Keperawatan. Jakarta : Depkes RI.

Elvira, D. S., Hadisukanto. G. (2013). Buku Ajar Psikiatri. Jakarta: Badan Penerbit FK UI

Handayani, W., Haribowo, A.S. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Hematologi. Jakarta: Salemba medika

Hamid, Achir. (2008). Aspek Spiritual dalam Keperawatan. Jakarta: EGC

Hawari., Dadang. (2002). Dimensi Religi dalam Praktek Psikiatri dan Psikologi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Kemenkes RI. 2014. UU RI No. 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa. Jakarta: Kemenkes RI

Maramis. (2009). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Edisi 2. Surabaya: Airlangga.

Maslim, R. (2001). Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa. Jakarta: FK Unika

Prabowo, E. (2014). Konsep dan Aplikasi Asuhan Keperawatan Jiwa. Jakarta: Nuha Medika

Psychology Dictionary. (2013). https://psychologydictionary.org/therapeutic-atmosphere/. Diakses pada 30 November 2019

Purwanto, T. (2015). Buku ajar Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Stuart. (2006). Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 5. Jakarta: EGC

Stuart, G. W., Sundenen, S. J. (2013). Buku Saku Keperawatan Jiwa 6 th Edition. St. Louis: Mosby Yeart Book.

Downloads

Published

2022-03-25

How to Cite

Litaqia, W., & Hidayati, L. N. (2022). Implementasi Inovasi Keperawatan “Therapeutic Atmosphere” di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 6(1), 45–49. https://doi.org/10.30595/jppm.v6i1.6633

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.