Perubahan Persepsi Masyarakat Tentang Informasi Pemerintah di Era Pandemi Covid-19 Pasca Penyuluhan
https://doi.org/10.30595/jppm.v8i3.21385
Keywords:
Kepercayaan, Informasi, Indonesia, Covid-19, Survei elektronikAbstract
Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah telah mengalami penurunan. Berita bohong, misinformasi dan disinformasi yang dikenal sebagai hoax, dinilai berpengaruh pada penurunan tersebut. Hal ini menyebabkan ketidakpercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah yang mempengaruhi efektivitas selama dan setelah kebijakan dijalankan. Isu kesehatan seperti Covid-19 dianggap sebagai salah satu wabah virus terburuk dalam kurun waktu terakhir. Virus baru ini juga menyebabkan kekhawatiran bagi banyak orang sehingga masyarakat cenderung mudah percaya pada informasi yang beredar di internet. Jika kondisi ini terus berlanjut maka ketidakpercayaan masyarakat pada pemerintah akan meningkat dalam waktu dekat. Oleh karena itu, memahami persepsi publik tentang kepercayaan terhadap informasi yang disediakan pemerintah itu penting untuk merumuskan tindakan dan kebijakan ke depan dalam menangani misinformasi/disinformasi terkait Covid-19. Pengabdian ini dilakukan untuk menggambarkan persepsi publik terhadap informasi Covid-19: apakah publik akan percaya pada informasi yang disediakan pemerintah atau akan percaya sumber informasi lain mengenai Covid-19. Dikarenakan pandemi Covid-19, pengabdian ini menggunakan survei elektronik sebagai metode pengumpulan data yang menargetkan lebih dari 100 responden. Responden yang dipilih berdasarkan sampel yang sesuai dikarenakan sulitnya mendapat responden di kondisi sekarang. Hasil pengabdian ini menunjukkan apabila masyarakat memiliki kepercayaan yang berbeda-beda di antara berbagai tingkatan di pemerintahan
References
Altheide, D. L. (2020). Pandemic in the Time of Trump: Digital Media Logic and Deadly Politics.Symbolic Interaction. https://doi.org/10.1002/symb.501
Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American journal of theoretical and applied statistics, 5(1), 1-4.
Gruzd, A., & Mai, P. (2020). Going viral: How a single tweet spawned a COVID-19 conspiracy theory on Twitter. Big Data and Society, 7(2). https://doi.org/10.1177/2053951720938405
Hager, E., Odetokun, I. A., Bolarinwa, O., Zainab, A., Okechukwu, O., & Al-Mustapha, A. I. (2020). Knowledge, attitude, and perceptions towards the 2019 Coronavirus Pandemic: A bi-national survey in Africa. PLOS ONE, 15(7), e0236918. doi:10.1371/journal.pone.0236918
Indonesia, L. S. (2021). LSI: Kepercayaan Publik terhadap Jokowi dalam Tangani Covid-19 Menurun.
Irfani, K., & Arif, L. (2022). Strategi Membangun Kepercayaan Publik Dalam Penanganan Covid-19 Di Kota Surabaya. Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6(1), 69-86.
Kementrian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, 1-136.
Khosravi, M. (2020). Perceived risk of COVID-19 pandemic: The role of public worry and trust. Electronic Journal of General Medicine, 17(4), 1–2. https://doi.org/10.29333/ejgm/7856
Kompas.com. (2020). Survei: 51,8 Persen Responden Ragukan Data Update Covid-19 Pemerintah. [cited 14 September]. Available from:https://nasional.kompas.com/read/2020/05/20/11132291/survei-518-persen-responden-ragukan-data-update-covid-19-pemerintah?page=1
Li, H. (2020). Communication for Coproduction: Increasing Information Credibility to Fight the Coronavirus. The American Review of Public Administration, 027507402094210. doi:10.1177/0275074020942104
Limaye, R. J., Sauer, M., Ali, J., Bernstein, J., Wahl, B., Barnhill, A., & Labrique, A. (2020). Building trust while influencing online COVID-19 content in the social media world. The Lancet Digital Health, 2(6), e277–e278. https://doi.org/10.1016/S2589-7500(20)30084-4
M.Tan, T.S.H. Teo, 2000, “Factor Influencing the Adpting of Internet Banking”, I. Journal of the AIS
MediaIndonesia.com. (2021). Indonesia di Peringkat Kedua Indeks Global dalam Kepercayaan. Retrieved from https://mediaindonesia.com/ekonomi/402227/indonesia-di-peringkat-kedua-indeks-global-dalam-kepercayaan
Needham, C. (2007). Realising the Potential of Co-production: Negotiating Improvements in Public Services. Social Policy and Society , pp. 221-231.
Putri, R. N. (2020). Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 705-709.
Tasnim, S., Hossain, M. M., & Mazumder, H. (2020). Impact of Rumors and Misinformation on COVID- 19 in Social Media. Journal of Preventive Medicine and Public Health = Yebang Uihakhoe Chi,53(3), 171–174. https://doi.org/10.3961/jpmph.20.094
WHO. 26 March (2020). Critical Preparedness. Readliness and Response Actions for Covid-19.
World Health Organization. COVID-2019 situation report [Internet]. [cited 11 May 2020]. Available from: https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200215-sitrep-26-covid-19. pdf?sfvrsn=a4cc6787_2
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

