Analisis Senyawa Kimia pada Karbohidrat

Authors

  • Ardhista Shabrina Fitri Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Yolla Arinda Nur Fitriana <p style="text-align: left;" align="center">Teknologi Pangan, Universitas Ahmad Dahlan</p>

DOI:

https://doi.org/10.30595/sainteks.v17i1.8536

Keywords:

analisis, senyawa kimia, karbohidrat

Abstract

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (kilojoule) energy pangan per gram. Karbohidrat juga mempunyai peranan penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan, misalnya rasa, warna, tekstur, dan lain-lain. Sedangkan dalam tubuh, karohidrat berguna untuk mencegah tumbuhnya ketosis, pemecahan tubuh protein yang berlebihan, kehilangan mineral, dan berguna untuk membantu metabolisme lemak dan protein. Karbohidrat terdiri dari monosakarida, disakarida, dan polisakarida, yang memiliki senyawa berbeda-beda. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap karbohidrat yang meliputi perubahan warna, senyawa positif, dan pengelompokannya. Analisis dilakukan menggunakan uji Fehling, Moore, hidrolisa, dan Iod. Penelitian ini menghasilkan bahwa berdasarkan hasil uji Fehling dan Moore, glukosa dan sukrosa merupakan gula sederhana. Sementara pada uji Hidrolisa, sukrosa dan amilum positif terhidrolisis melalui perubahan warna yaitu endapan oren pada sukrosa dan hijau kebiruan pada amilum. Hasil uji Iod menunjukkan amilum termasuk polisakarida terjadi perubahan warna menjadi biru kehitaman. Dengan demikian, klasifikasi karbohidrat yang termasuk monosakarida adalah glukosa, disakarida adalah sukrosa, dan polisakarida adalah amilum.

References

Antony. (1984). Introduction to Organic and Biological Chemistry. The Benjamin/Cummings Publishing Compani, Inc.

Ben, E. S. (2007). Studi Awal Pemisahan Amilosa dan Amilopektin Pati Singkong Dengan Fraksinasi Butanol–Air. Jurnal Sains Dan Teknologi Farmasi, 12, 21.

Edahwati, L. (2010). Perpisahan Massa Karbohidrat menjadi Glukosa dari Buah Kersen dengan Proses Hidrolisis. Jurnal Peneliti Ilmu Teknik, 10(1), 1–5.

Fessenden, R. J. (1982). Kimia Organik (3rd ed.). Wardsworth.

Fessenden, R. J. (1990). Kima Organik. Erlangga.

McGilvery. (1996). Biokimia: Suatu Pendekatan Fungsional. Airlangga University Press.

Poedjiadi. (2006). Dasar-Dasar Biokimia. UI Press.

Sastroamidjojo, & Hardjono. (2005). Kima Organik Stereokimia, Karbohidrat, Lemak, dan Protein. Gadjah Mada University Press.

Stryer, L. (1996). Biokimia volume 2. Buku kedokteran EGC.

Sumardjo, D. (2009). Pengatur Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan Program Strata 1. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Winarno, F. G. (1992). Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2020-09-10

How to Cite

Fitri, A. S., & Fitriana, Y. A. N. (2020). Analisis Senyawa Kimia pada Karbohidrat. Sainteks, 17(1), 45–52. https://doi.org/10.30595/sainteks.v17i1.8536

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 

You may also start an advanced similarity search for this article.