FIlantropi Islam dalam Upaya Pembentukan Karakter dengan Sistem Pendidikan Terpadu

https://doi.org/10.30595/ajsi.v2i2.11701

Authors

  • A Sulaeman Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
  • M Makhrus Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
  • Makhful Makhful Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto,

Keywords:

Filantropi Islam, Pembentukan karakter, Sistem pendidikan erpadu

Abstract

Tujuan dalam artikel mengkaji praktik filantropi Islam yang dilakukan oleh pesantren dalam melakukan pembentukan karakter dengan menggunakan sistem pendidikan terpadu. Metode peneltian dalam penelitan ini berasal dari penelitian lapangan dengan objek penelitian Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Kebarongan Kabupaten Banyumas, sedangkan teknik pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu bentuk pengelolaan filantropi Islam di pondok pesantren dilakukan dengan menyediakan fasilitas, sarana, dan prasana dalam menunjang oprasionalisasi pesantren. Sementara proses pembentukan karakter santri dengan sistem terpadu dilakukan sejak proses seleksi masuk, iklim pembiasaan di pondok pesantren, dan materi pembelajaran dengan mengintegrasikan stakeholders pesantren yang meliputi pendidikan di lingkungan madrasah, organisasi santri, pondok, masjid, dan masyarakat. Oleh sebab itu, faktor penentu dalam pembentukan karakter santri dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni: keladanan dari seorang Kiai, adanya intensitas interaksi, dan adanya peraturan yang wajib ditaati  bersama para santri

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aunillah, N. I. (2011). Panduan menerapkan pendidikan karakter di sekolah. Yogyakarta: Laksana, 80.

Darodjat, D., & Sugeng, S. (2020). The training of Muhammadiyah preachers at the level of pimpinan daerah Muhammadiyah (PDM) of Purbalingga. Islam in World Perspectives Symposium, 1(1), 59–64.

Herdiyanto, H., & Sriyanto, S. (2021). Kepribadian Guru Muhammadiyah (Telaah Buku PHIWM). Alhamra: Jurnal Studi Islam, 1(2), 148–159.

Luthans, F., & Doh, J. P. (2009). Motivation across cultures. McGraw Hill, New York.

Makhrus, M. (2014). Aktivisme Pemberdayaan Masyarakat dan Institusionalisasi Filantropi Islam di Indonesia. ISLAMADINA.

Makhrus, M. (2018). Dinamika dan Aktivisme Filantropi Islam dalam Peberdayaan Masyarakat. Litera.

Makhrus, Makhrus. (2019). Dinamika Kebijakan Negara dalam Pengelolaan Wakaf di Indonesia. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 2(2), 209–224.

Masrur, M. (2018). Figur Kiai dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(01), 272–282.

Muid, A. (2019). Peranan Pondok Pesantren Di Era Digital. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah, 7(2), 62–79.

Musyarrofah, M. (2018). Deradikalisasi Melalui Pendidikan Karakter Berbasis Khazanah Pesantren. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(1), 46–59.

Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP) 2015-2045, (2018). https://ppmwikebarongan.com/

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2003).

Wagner, J. A., & Hollenbeck, J. R. (2020). Organizational behavior: Securing competitive advantage. Routledge.

Yuliatul Wahidah, E. (2015). Studi implementasi tradisionalisasi dan modernisasi pendidikan di pondok pesantren. Jurnal Muaddib, 5(2).

Zuhriy, M. S. (2011). Budaya pesantren dan pendidikan karakter pada pondok pesantren salaf. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 287–310.

Downloads

Published

2021-09-25

How to Cite

Sulaeman, A., Makhrus, M., & Makhful, M. (2021). FIlantropi Islam dalam Upaya Pembentukan Karakter dengan Sistem Pendidikan Terpadu. Alhamra Jurnal Studi Islam, 2(2), 123–133. https://doi.org/10.30595/ajsi.v2i2.11701

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.